Kita membangun impian di atas apa pun kualitas dari keadaan kita hari ini, dan berharap bahwa pencapaiannya akan menyelesaikan masalah-masalah kita, dan mengindahkan kehidupan kita bersama keluarga tercinta.
Tetapi, tidak sedikit dari kita yang dalam membangun keindahan impiannya, juga membayangkan penderitaan yang lebih besar jika mereka gagal dalam mengupayakan pencapaian impian-impian itu.
Dengannya, ada dua bayangan yang bersaing, dan pemenangnya selalu ditentukan oleh ketegasan pribadi kita;
yang pertama adalah bayangan indah mengenai keberhasilan, dan yang kedua adalah bayangan buruk mengenai kegagalan.
Padahal, kita menjadikan yang paling kuat menguasai pikiran dan perasaan kita.
Jika kita memikirkan dan merasakan yang buruk dan jelek sebagai kemungkinan masa depan kita, maka pikiran dan perasaan itulah yang mengkerdilkan ketegasan kita untuk memilih pergaulan dan pekerjaan yang membesarkan, yang menguatkan, dan yang meninggikan.
Maka, janganlah menjadi yang pertama dalam meragukan kemungkinan keberhasilan Anda dalam membangun peran-peran yang besar bagi pembaikan kehidupan sesama.
Anda hanya sebesar yang mungkin bagi Anda. Janganlah berkata tidak mungkin bagi yang ingin Anda capai.
Pembatasan pertama bagi yang mungkin Anda capai - dimulai dari pendapat Anda sendiri mengenai yang mungkin atau yang tidak bagi Anda.
Segera setelah Anda memutuskan sesuatu itu tidak mungkin Anda capai, Anda akan menggunakan semua kemampuan pikiran dan perasaan Anda untuk membuktikan bahwa itu tidak mungkin.
Dan hebatnya, setelah itu Anda akan memulai proses mengeluh dan mengasihani diri sendiri yang merasa tidak diperlakukan adil oleh kehidupan ini.
Maka, janganlah Anda menggunakan pikiran dan perasaan Anda sebagai pembatal kemungkinan bagi yang ingin Anda capai.
Apa pun yang Anda inginkan, mungkinkan!
Mungkin Tuhan sengaja mahu kita berjumpa dgn orang yg salah sebelum menemui insan yg betul supaya apabila kita akhirnya menemui insan yg betul, kita akan tahu bagaimana utk bersyukur dgn pemberian dan hikmah disebalik pemberian tersebut. Apabila salah satu pintu kebahagiaan tertutup, yg lain akan terbuka tapi selalunya kita akan memandang pintu yg telah tertutup itu terlalu lama hinggakan kita tidak nampak pintu lain yg telah pun terbuka untuk kita.
allah maha mengetahui yang baik
Kadang-kadang ALLAH hilangkan sekejap matahari
kemudian dia datangkan pula guruh dan kilat. Puas kita mencari di mana matahari, rupa-rupanya ALLAH ingin memberikan hadiah kepada kita pelangi yang indah
selamat datang di blog saya
tinggalkan pesan sebelum pergi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar